

Awan Panas Merapi Kembali Mengamuk
Awan panas Merapi kembali mengamuk, bahkan menurut berita awan panas kali ini lebih menggila dibanding dengan awan panas sebelumnya. Meski gempa vulkanik sudah menurun, namun awan panas ‘wedhus gembel’ masih jadi ancaman para warga yang tinggal di kawasan gunung merapi. Ditegaskan Surono, status Merapi masih tetap Awas atau level tertinggi, beliau yang merupakan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, menegaskan bahwa bahaya awan panas masih besar dan harus diwaspadai.![]()
“Telah terjadi krisis di Merapi sejak pukul 11.04. Awan panas sudah keluar selama 47 menit, tapi hingga kini belum berhenti,” kata Staf Khusus Presiden Bidang Bencana Alam, Andi Arief dalam akun Twitternya beberapa saat lalu, Rabu 3 Novbember 2010. “Sedang akan diambil keputusan baru menyangkut jarak radius pengungsian diperpanjang,” tambah Andi Arief.
Merapi hari ini tepatnya tadi pagi mulai sekitar pukul 07.48 terjadi tiga kali guguran awan panas menuju kali Gendol. “Kendati energinya tidak sebesar waktu letusan beberapa hari lalu, luncuran awan panas masih bisa mencapai jarak sekitar 4 kilometer,” kata Surono, Rabu siang.
Ditambahkan dia, ancaman awan panas pasca letusan potensinya justru makin besar. Sebab, awan panas sebelumnya telah menumbangkan pohon dan tanaman yang berfungsi sebagai penghalang. “Luncuran awan panas lebih bebas bergerak,” ujar Surono.
Tak ada pilihan lain selain menghindari sebelum awan merapi yang sangat panas datang. Sebab, awan panas yang suhunya mencapai 600-800 derajat Celcius dengan kecepatan sekitar 200-300 km/jam tidak akan bsia dihindari dengan berlari. “Jadi menghindarlah sebelum awan panas itu datang,” tegas Surono.
Tags: Awan dari Puncak Merapi, Awan Merapi, Awan Merapi kembali ngamuk, Awan Panas Merapi, Awan Panas Merapi kembali mengamuk, Berita awan merapi, berita awan panas merapi, Berita merapi, Foto Awan Merapi, Foto Awan Puncak Merapi, Guguran Awan Panas, Merapi hari ini —


